AEBT 2026 Resmi Diluncurkan, Perkuat Kolaborasi Percepat Transisi Energi Nasional

Jun 22, 2026

AEBT 2026 Resmi Diluncurkan, Perkuat Kolaborasi Percepat Transisi Energi Nasional

JAKARTA – Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) bersama Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) dan GIZ Energy Programme resmi meluncurkan Apresiasi Energi Baru Terbarukan (AEBT) Tahun 2026 pada Rabu (17/6). Program ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi berbagai pihak dalam pengembangan dan pemanfaatan energi bersih sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang dapat direplikasi untuk mempercepat transisi energi nasional.

Peluncuran AEBT 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan mitra pembangunan dalam mendukung terwujudnya sistem energi yang lebih berkelanjutan. Selain memberikan penghargaan kepada para pelaku dan penggerak energi bersih, AEBT juga menjadi sarana penjaringan kandidat terbaik Indonesia untuk mengikuti ASEAN Renewable Energy Awards.

Direktur Energi Terbarukan Direktorat Jenderal EBTKE, Tony Susandy, menyampaikan bahwa pengembangan energi baru dan energi terbarukan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional. Komitmen tersebut sejalan dengan target Indonesia dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen secara mandiri dan hingga 43,2 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2030, serta mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

"Pencapaian transisi energi ini merupakan kerja besar kita dan diperlukan kerja cermat dan produktif serta dukungan, kerja sama, partisipasi, dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan," ujar Tony.

Sebagai instrumen untuk mendorong partisipasi yang lebih luas, AEBT diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan di Indonesia.

Tahun ini, penyelenggaraan AEBT menghadirkan sejumlah pembaruan. Format kategori, persyaratan, dan kriteria penilaian telah diselaraskan dengan ASEAN Renewable Energy Awards sehingga para pemenang nantinya dapat langsung mewakili Indonesia pada ajang penghargaan tingkat ASEAN.

AEBT 2026 terdiri atas empat kategori utama, yaitu Off-Grid, On-Grid, Emerging Low Carbon Technologies, dan Women in Clean Energy. Kategori tersebut diharapkan dapat menjaring lebih banyak terobosan dan kisah sukses pemanfaatan energi bersih dari berbagai sektor.

Tony menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dan semangat gotong royong dalam menciptakan dampak yang lebih luas. "Kami percaya energi baru dan energi terbarukan bukan semata soal teknologi, tetapi juga soal manusia, semangat, dan visi bersama. Kita butuh lebih banyak kolaborator, penggerak lokal, dan inspirator yang mampu menyatukan potensi teknis dengan kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat," tegasnya.

Melalui AEBT 2026, Ditjen EBTKE berharap semakin banyak pihak yang mengambil peran dalam pengembangan energi bersih sehingga dapat mendukung terwujudnya sistem energi nasional yang tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dukungan terhadap penyelenggaraan AEBT 2026 turut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Christine Effendy. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar dan perlu terus diwujudkan menjadi proyek-proyek nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"METI siap mendukung dan menjadi mitra strategis bagi seluruh program dan agenda nasional EBT. Potensi energi terbarukan Indonesia perlu terus didorong agar dapat direalisasikan melalui agenda-agenda strategis nasional dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan," ujar Christine.

Ia menambahkan bahwa apresiasi terhadap inovasi dan keberhasilan implementasi energi terbarukan memiliki peran penting dalam memperluas replikasi, mempercepat adopsi teknologi, serta menginspirasi lahirnya inisiatif-inisiatif baru di berbagai daerah.

Pendaftaran AEBT 2026 dibuka mulai 17 Juni 2026. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan kampanye media sosial, sosialisasi, konsultasi daring penyusunan proposal, Focus Group Discussion (FGD), proses penjurian, hingga pengumuman pemenang pada September 2026.

Secretariat The 12th IndoEBTKE ConEx 2026

On Us Asia (PT. Energi Kreatif Dinamika)

The Strategic Global Event Partner

Jl. Palem No 28, Cipete Selatan, Jakarta

Contact

Ms. Amilia +62 812 2223 7200

www.onus.asia

IndoEBTKE ConEx 2026 © All Right Reserved